sawi-hidroponik

Bercocok tanam memang sudah menjadi kebiasaan manusia sejak dulu. Namun dengan perkembangan zaman, bahkan banyak masyarakat yang mengembangkan berbagai cara bercocok tanam. Salah satu teknik bercocok tanam yang saat ini banyak digemari yaitu bercocok tanaman hidroponik. Hidroponik adalah salah satu cara bercocok tanam tanpa menggunakan media tanah.

Budidaya tanaman hidroponik lebih mengutamakan penggunaan air yang sudah memiliki campuran nutrisi. Sebenarnya ada banyak tanaman yang dapat dibudidayakan dengan cara hidroponik, namun dalam artikel ini akan dibahas beberapa jenis tanaman saja. Tentunya jenis tanaman yang mudah dan paling sering ditanam secara hidroponik oleh masyarakat.

Jenis Tanaman Sayuran Hidroponik yang Mudah di Tanam

sayuran-hidroponik

Budidaya tanaman hidroponik saat ini semakin banyak dilakukan karena caranya yang mudah. Selain mudah dilakukan juga tidak memakan tempat, sedangkan jenis tanaman yang dapat dikembangkan juga cukup bervariasi. Mulai dari tanaman sayuran hingga buah-buahan. Berikut ini beberapa jenis tanaman yang dapat ditanam secara hidroponik di rumah.

1. Sawi hijau

Sawi hijau merupakan salah satu jenis sayuran hijau yang tidak asing disekitar kita. Sayuran sawi hijau ini tergolong mudah ditanam secara hidroponik, karena tahan terhadap hujan dan bisa tumbuh disepanjang tahun. Tanaman ini juga merupakan salah satu tanaman yang sangat laku dipasaran sehingga sangat cocok untuk dibudidayakan.

Caranya cukup mudah, siapkan bibit sawi hijau yang baik kemudian tanam dengan menggunakan media rockwool. Sebaiknya menanam sawi hijau hidroponik dengan menggunakan sistem wick atau sumbu, karena sistem tersebut lebih mudah.

2. Kailan

Meskipun sayuran ini memiliki bentuk yang mirip dengan sayur sawi, namun tanaman kailan masih kalah populer dengan sayur sawi. Kailan ini sering disebut juga dengan brokoli cina, karena memang tanaman yang satu ini bukan asli tanaman Indonesia.

Seperti namanya, kailan ini merupakan jenis tanaman sayur yang berasal dari Cina. Bahkan di restoran-restoran, kailan yang usianya masih belum terlalu besar sering menjadi menu andalan. Sebab rasanya yang enak dan memiliki tekstur yang renyah dan lembut.

Selain itu, kailan ini ternyata juga dapat dibudidayakan sebagai tanaman hidroponik. Media tanam yang yang digunakan juga cukup sederhana, karena Anda dapat menggunakan pot, botol bekas, gelas air mineral ataupun menggunakan paralon dengan ukuran besar.

3. Selada hijau

Selada hijau yaitu salah satu sayuran yang sering digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan salad, sayuran yang digunakan untuk pelengkap hamburger, hot dog, sandwich, sebagai lalapan di berbagai rumah makan.

Sayuran selada ini memiliki prospek bisnis yang menjanjikan, karena permintaan pasar untuk jenis sayuran yang satu ini cukup tinggi. Untuk meningkatkan kualitasa dan daya jual sayur selada hijau, saat ini sering dibudidayakan dengan cara hidroponik.

Selada hijau merupakan jenis sayuran yang cepat tumbuh dan mudah cara menanamnya. Meskipun ditanam dalam media yang simpel, namun hasil yang dipanen sangat berkualitas. Pada umumnya, bibit selada akan mulai tumbuh setelah usia dua minggu penanaman.

4. Strawberry

Buah strawberry dikenal sebagai jenis tanaman buah yang tumbuh subur di dataran tinggi atau daerah yang beriklim sejuk. Namun dengan kemajuan teknologi, tanaman strawberry dapat dibudidayakan di dataran rendah dengan menggunakan sistem hidroponik.

Dengan sistem hidroponik, tanaman strawberry dapat menghasilkan buah yang lebih banyak. Hal ini karena dengan hidroponik, maka tanaman dapat menyerap nutrisi lebih banyak. Sehingga pertumbuhan dan perkembangan tanaman strawberry menjadi lebih maksimal.

5. Tomat

Tomat merupakan salah satu sayuran yang kaya akan kandungan vitamin C. Sayuran ini dapat dikonsumsi begitu saja, dibuat jus atau diolah menjadi masakan. Selain memiliki kandungan gizi yang tinggi, namun permintaan pasar akan buah tomat ini cukup tinggi. Sehingga melakukan budidaya tomat dapat menjadi peluang usaha yang menjanjikan.

Tomat ini dapat dibudidayakan secara hidroponik dan hasilnya pun cukup maksimal. Buah yang satu ini akan lebih baik jika ditanam menggunakan media polybag atau pot yang sudah diisi dengan menggunakan arang dan sekam. Saat melakukan pembudidayaan, jangan lupa untuk selalu mengecek buahnya, karena tanaman dan buah ini rentan terkena hama.

6. Terong

Terong merupakan salah satu tanaman sayuran hortikultura yang paing banyak ditanam masyarakat. Terong ini biasanya ditanam pada lahan yang cukup luas untuk mendapatkan hasil yang berlimpah.

Namun dengan perkembangan teknologi pertanian, maka budidaya terong tidak harus ditanam pada lahan yang luas. Saat ini sudah banyak petani modern yang melakukan budidaya terong dengan cara hidroponik.

7. Pokcoy

Pokcoy merupakan salah satu sayuran hijau yang bentuknya hampir menyerupai sawi, karena masih berkerabat dengan sawi. Namun pokcoy memiliki bentuk yang hampir mirip dengan sendok, bahkan banyak orang menyebutnya dengan panggilan sawi sendok. Pokcoy banyak digunakan untuk olahan makanan sop atau sebagai garnis makanan.

Tanaman pokcoy kini menjadi tanaman sayuran hijau yang sedang populer dan banyak ditanam dengan cara hidroponik. Cara budidaya sayuran ini juga cukup mudah dilakukan, sehingga Anda cukup memanfaatkan lahan kosong untuk budidaya tanaman sayuran yang satu ini.

8. Bayam

Bayam yaitu salah satu tanaman yang sangat populer di Indonesia. Tanaman ini banyak dibudidayakan masyarakat karena perawatannya tergolong sangat mudah. Bayam dikenal sebagai sayuran hijau yang kaya akan kandungan kandungan gizi, terutama vitamin A. Selain itu, bayam juga mengandung kalsium, folat, serat, protein dan juga magnesium.

Maka dari itu, bayam menjadi salah satu tanaman yang cocok ditanam secara hidroponik. Anda dapat memanfaatkan lahan untuk budidaya bayam, karena caranya yang mudah dan sederhana maka dapat dijadikan sebagai peluang usaha yang nantinya akan memberikan penghasilan untuk Anda.

Mengingat sayuran yang satu ini sangat laku dipasaran dan tingkat permintaanya juga selalu tinggi. Selain itu, masa panen bayam juga tidak lama sehingga dengan budidaya bayam maka Anda akan mendapat penghasilan dalam waktu yang singkat.

9. Kangkung

Kangkung tergolong tanaman yang sangat mudah ditanam dan memiliki masa panen yang cukup singkat. Karena itulah tanaman yang satu ini sangat populer dan banyak dijumpai di pasar-pasar. Selain itu, sayuran ini banyak disukai oleh masyarakat karena rasanya yang enak dan kaya akan kandungan zat besinya.

Selain memiliki masa panen yang singkat, kangkung juga sangat mudah hidup di air. Sehingga kangkung merupakan salah satu sayuran yang sangat cocok ditanam sebagai tanaman hidroponik. Karena proses penanaman dan perawatannya cukup mudah dan sederhana.

10. Seledri

Seledri merupakan salah satu tanaman yang tergolong kedalam sayuran dan bernilai ekonomi tinggi. Tanaman yang satu ini biasanya digunakan sebagai bahan baku untuk masakan sop atau bakso. Karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi, maka seledri banyak dibudidayakan secara hidroponik.

Bahkan cara penanamnya sangat mudah dan sederhana sehingga siapapun dapat melakukan budidaya tanaman seledri. Anda juga dapat memanfaatkan media dari benda-benda kitchen set yang sudah tidak terpakai sebagai media penanamannya. Sedangkan untuk perawatannya juga tidak rumit, karena tanamana yang satu ini lebih tahan terhadap dari serangan hama.

Beberapa jenis tanaman hidroponik di atas , semoga bermanfaat dan dapat dijadikan inspirasi. Selain tanaman di atas, sebenarnya masih banyak jenis tanaman lain yang dapat ditanam secara hidroponik seperti mentimun, cabai, semangka, buncis, daun bawang dan lain-lain. Maka drai itu, silahkan Anda terus bereksperimen dan berinovasi.