Rumah Type 36

Rumah minimalis yang memiliki banyak fungsi memang menjadi impian banyak keluarga pada zaman sekarang ini, beragam macam dan tumah terkadang mengejutkan para calon pembeli dengan kesan sempit dan tidak elegan. Salah satu rumah minimalis yang kerap dicari adalah rumah type 36, tak terlalu memiliki ukuran yang luas tetapi mempunyai segudang fungsi.

Lagi TREND !!! LISTEN Rumah Minimalis Modern Sederhana

Rumah minimalis identik dengan ukuran yang tidak terlalu luas tetapi juga tidak sempit, desain dalam pembuatannya harus sangat diperhitungkan dengan matang. Agar nantinya, rumah ini dibuat dan dibangun sesuai dengan keinginan calon pemilik rumah. Salah satu yang menjadi tolok ukur rumah minimalis adalah menggunakan konsep terbuka seperti kebanyakan rumah di Eropa.

Spesifikasi Rumah

Dalam satu perumahan biasanya terdiri dari beberapa tipe rumah atau hanya satu jenis saja. Tipe rumah ini bukan hanya menunjukkan luas area yang dimiliki tetapi juga menjadi salah satu patokan harga yang akan ditawarkan kepada para calon pembeli atau konsumen. Salah satu tipe rumah yang paling digemari oleh calon konsumen adalah rumah type 36.

Mengapa rumah tipe ini menjadi favorit di Indonesia, karena rumah minimalis type 36 ini banyak dicari oleh keluarga. Memiliki kesan minimalis, rumah sederhana ini mungkin dapat dikatakan dambaan, selain itu fungsi yang dimiliki rumah jenis ini juga beragam dan tentunya sangat bermanfaat bagi semua anggota keluarga, berikut spesifikasi rumah tersebut.

  • Jenis pondasi : Batu kali.
  • Dinding : Batu bata plester, batako atau beton.
  • Lantai : Keramik atau granit dengan ukuran 60×60 cm.
  • Garasi : Batu alam atau cor beton.
  • Rangka atap : Baja ringan.
  • Geteng : Beton, keramik atau tanah liat.
  • Plafon : Rangka hollow penutup gypsum board dan gypsum list.
  • Kusen Pintu : UPVC, alumunium dan kayu.
  • Sanitary : Kloset jongkok/duduk disertai merek.
  • Listrik : Pada umumnya 900 watt.
  • Air : PDAM atau sumur bor.
  • Ruangan : 2 kamar tidur, 1 ruang tamu, 1 kamar mandi dan dapur.

Kelebihan Rumah Tipe 36

Rumah minimalis dengan tpe 36 pada umumnya memiliki luas bangunan mencapai 36 meter persegi, rumah ini menjadi idaman sekaligus buruan bagi pasangan baru atau baru saja menikah. Dalam membangun rumah tipe ini, Anda akan mendapatkan banyak kemudahan, diantaranya tidak perlu mengeluarkan banyak biaya dan perawatannya pun dapat dikatakan murah.

Rumah type 36 pada dasarnya ditujukan bagi kalangan menengah kebawah beda dengan rumah type 45, salah satu indikasi yang dapat dilihat adalah luas tanah yang digunakan dalam membangun rumah ini tidak terlalu luas tetapi juga tidak terlalu sempit. Dengan luas yang telah disebutkan diatas, Anda akan memiliki beragam spesifikasi yang sudah tertera diatas tadi.

Perlu diingat bahwa konsep minimalis untuk rumah tipe ini juga harus disesuaikan dengan desain yang Anda buat. Selain itu, faktor lain yang tak kalah pentingnya yang harus diperhatikan adalah penataan setiap ruangan dan pewarnaan agar rumah yang akan Anda tempati nantinya tidak terlihat sempit hingga bahkan membuat Anda tak betah untuk berlama-lama di rumah.

Rumah Berdasarkan Kelengkapan Ruang

Biasanya rumah minimalis type 36 memiliki desain dengan 2 lantai atau hanya satu lantai yang mempunyai beberapa ruangan saja seperti kamar tidur, ruang tamu dan beberapa ruangan yang fungsinya digabung atau dijadikan satu. Hal ini dikarenakan memang luas yang dimiliki rumah tipe ini tidak terlalu luas.

Beberapa ruangan yang kerap dijadikan satu biasanya adalah ruangan makan, dapur dan kamar mandi. Hanya ruang tidur saja yang terbebas dari sistem penggabungan ruangan, sementara itu sisanya tidak demikian. Desain rumah tipe ini yang dianggap lengkap atau ideal adalah ketika rumah dengan luas tak seberapa ini memiliki fasilitas.

Fasilitas tersebut diantaranya seperti garasi, taman, kamar tidur, ruang tamu, ruang dapur, ruang keluarga, ruang makan hingga teras. Akan tetapi, karena luas kondisinya tidak memungkinkan maka beberapa ruangan tersebut akhirnya digabung.

Hanya kamar tidur dan ruang tamu yang benar-benar memiliki fungsi sebagaimana mestinya, penggabungan ruangan tersebut biasanya merupakan ide masing-masing calon pembeli atau konsumen yang memesan rumah minimalis tipe ini dan tergantung desain mana yang akan mereka ambil.

Rumah Berdasarkan Aksesibilitas Ruangan

Satu keunggulan yang dimiliki rumah type 36 adalah akses perpindahan dari satu ruangan ke ruangan lain yang tidak memakan waktu lama. Mempercepat akses ke ruangan lain adalah kunci utama desain rumah minimalis tipe ini. Contohnya, karena hanya memiliki satu kamar mandi, maka akan lebih baik jika ruangan tersebut diletakkan di area tengah rumah.

Sifat kamar mandi yang rentan terhadap bau, memungkinkan para pemilik rumah untuk dapat membersihkannya setiap saat. Hal ini dapat menjadi pertimbangan utama bagi para calon pembeli pada desain awal rumah minimalis mereka. Bukan tanpa alasan mengapa kamar mandi diletakkan di area tengah.

Lagi TREND !!! LISTEN Rumah Minimalis Modern Sederhana

Diantaranya agar akses jalan menjadi lebih mudah bagi setiap penghuni dan juga tamu. Selanjutnya, perlu adanya taman didekat ruangan tidur, keadaan ini akan mempercepat mood menjadi lebih baik setelah bangun tidur dan kemudian melihat taman. Kemudian, pintu kamar tidur jangan diarahkan ke ruang tamu.

Hal ini dapat menjadi momen tidak mengenakan ketika Anda tengah menerima tamu, pastikan tempat duduk ruang tamu dihadapkan keluar rumah, hal ini berguna menghindarkan kesan sempit pada rumah dan akses pemandangan yang terbatasi.

Anda juga dapat menambahkan meja makan minimalis di ruang tamu, sementara itu untuk ruang dapur diletakkan dibagian luar rumah, hal ini berguna untuk menghindari kemungkinan buruk, misalnya seperti asap dari aktivitas memasak yang mengepul dapat masuk ke ruang tamu bahkan kamar tidur.

Rumah Type 36 untuk Pemukiman Padat

Salah satu tantangan membangun rumah minimalis di lingkungan padat adalah tidak dapat disamakan dengan membangunnya di area atau lingkungan terbuka. Salah satu hambatan utama jika membangun rumah type 36 di area padat pemukiman yaitu kurangnya sirkulasi udara ke dalam rumah.

Udara menjadi unsur penting yang mendukung kesehatan penghuni rumah, khususnya di dalam rumah tipe ini. Untuk itu, diperlukan desain yang berbeda jika ingin membangun rumah minimalis di area pemukiman padat. Cara yang dapat dilakukan adalah memaksimalkan sirkulasi udara yang ada dengan memanfaatkan ventilasi.

Jika cara tersebut tidak mempan, maka pada bagian depan hingga belakang rumah dijadikan langsung terhubung. Hal ini berguna agar aliran angin di dalam rumah dapat mengalir semaksimal mungkin. Nantinya, kamar tidur bahkan langsung mendapat sirkulasi udara, baik dari pintu maupun dari jendela kamar.

Akan tetapi, jika desain diatas diterapkan maka pintu kamar tidur akan langsung berhadapan dengan ruang tamu, sementara itu pada bagian dapur dipasangkan dengan kitchen set dan digabung dengan kamar mandi. Tentunya hal tersebut akan memberikan rasa tidak nyaman terutama saat bersamaan ada yang memakai dapur dan kamar mandi.