Kenali Struktur dan Contoh Teks Eksplanasi. Ada banyak sekali peristiwa alam di bumi saat ini diantaranya adalah bencana tsunami, bencana banjir, bencana gunung meletus, bencana tanah longsor, serta keindahan dari pelangi, dan lainnya. Sebenarnya apa yang menyebabkan itu semua, mengapa bisa ada dan bagaimana peristiwa tersebut dapat terjadi? Ini adalah gambaran singkat mengenai contoh teks eksplanasi.

Struktur Teks Eksplanasi

Sebenarnya beberapa bencana alam yang disebutkan di atas, bisa dijelaskan dengan lebih rinci lagi menggunakan teks yang disebut teks eksplanasi secara singkat lengkap dengan struktur yang dibutuhkan.

Berikut ini adalah bentuk struktur dari teks eksplanasi:

Pernyataan Umum

Sebuah pernyataan yang isinya berupa pernyataan umum berkaitan dengan topik yang nantinya akan dijelaskan mengenai proses terjadinya atau pun proses keberadaan.

Urutan Sebab Akibat

Struktur yang berisi detail penjelasan dari proses terjadinya serta disajikan dengan urut atau bertahap dari bentuk yang paling awal sampai paling akhir.

Simpulan/Penutup (Interpretasi)

Struktur yang isinya berupa kesimpulan terkait dengan topik yang dijelaskan.

Di atas adalah beberapa gambaran singkat mengenai teks eksplanasi. Berbeda dengan contoh kata pengantar, agar lebih jelas lagi Anda bisa membaca beberapa contoh teks eksplanasi terkait alam yang ada di bawah ini:

Contoh Teks Eksplanasi Tentang Tsunami

Pernyataan Umum

Tsunami berasal dari bahasa jepang dan terdiri dari 2 suku kata yaitu “tsu” (pelabuhan) dan “nami” (gelombang). Para ilmuwan biasa mengartikan dengan sebutan tidal wave (gelombang pasang) atau seismic sea waves (gelombang laut akibat gempa).

Tsunami merupakan gelombang laut yang datang secara tiba-tiba dengan kecepatan yang tinggi yang menuju kawasan pantai, disebabkan karena aktivitas gunung berapi atau gempa di bawah laut.

Urutan Sebab-Akibat

Saat gempa terjadi dan permukaan dasar laut naik turun di sepanjang patahan maka saat itulah tsunami terbentuk. Patahan itu menyebabkan keseimbangan air laut terganggu. Patahan yang besar akan menghasilkan gelombang yang besar juga.

Sesaat setelah gempa terjadi, air laut akan mengalami surut. Dan akan kembali ke daratan dalam bentuk gelombang besar (tsunami).

Tsunami juga terjadi karena letusan gunung berapi di dasar laut yang mengakibatkan tingginya pergerakan air laut atau perairan di dekatnya.

Tsunami memiliki kecepatan gelombang yang lebih besar daripada gelombang biasa. Bahkan sampai 700km/jam dan hampir sama dengan kecepatan pesawat.

Biasanya tinggi gelombang tsunami 50-100 meter dan menyebar ke semua arah. Ketinggian tsunami juga dipengaruhi oleh bentuk dan kedalaman pantai. Maka dari itu gempa bumi di dasar laut sangat memungkinkan untuk terjadinya tsunami.

Simpulan/Penutup (interpretasi)

Nyatanya, tsunami menjadi salah satu peristiwa alam yang sangat berbahaya bagi manusia karena bisa menyebabkan kerusakan besar bahkan bisa merenggut ribuan jiwa sekaligus apabila terjadi secara mendadak.

Maka dari itu kita wajib waspada setiap saat dan menyiapkan diri untuk menghadapi bencana alam tsunami. Walau tidak semua gempa dan letusan gunung berapi di dasar laut menyebabkan tsunami.

Contoh Teks Eksplanasi Tentang Pelangi

Pernyataan Umum

Pelangi atau bianglala adalah fenomena alam yang terjadi karena pembiasan cahaya matahari oleh butir-butir air. Pelangi mempunyai berbagai macam warna yang saling sejajar dan tampak di langit, pelangi dianggap juga sebagai gejala optik.

Umumnya pelangi berbentuk busur, dan masing-masing ujungnya mengarah pada titik yang berbeda. Pelangi tampak sebagai busur cahaya dengan ujungnya mengarah pada horizon pada suatu saat hujan ringan. Tak jarang pelangi juga bisa dilihat di sekitar air terjun yang deras.

Urutan Sebab-Akibat

Pelangi muncul karena cahaya membias dan menyimpang menjauhi partikel. Ketika matahari terbenam maka langit akan menjadi merah karena sinar matahari melewati atmosfer yang lebih tebal daripada keadaan matahari di siang hari.

Pelangi juga tidak akan terlihat di malam hari maupun saat mendung, ini menandakan jelas kalau pelangi adalah peristiwa alam karena pembiasan cahaya.

Awalnya cahaya matahari melewati tetes hujan lalu dibiaskan/dibelokkan ke tengah tetes hujan sehingga membuat cahaya putih berubah menjadi warna spektrum.

Simpulan/Penutup (interpretasi)

Pelangi bisa kita lihat saat sedang hujan ketika matahari bersinar dari sisi berlawanan dengan arah kita menghadap. Sehingga posisi kita harus ada di antara matahari dan tetesan air dengan matahari di belakang kita.